Wednesday, April 16, 2008
ikatan hati
menang ...
Dan ketika kemenangan itu datang.. beribu pertanyaan yang datang..
Apakah kemenangan ini mampu disikapi dengan baik? Apakah kemenangan ini benar - benar akan mendatangkan beribu kebaikan? Bukan hanya kebaikan bagi segelintir orang yang memperjuangkan kemenangan, tapi juga kebaikan bagi setiap orang yang telah menitipkan harapannya.
Dan pertanyaan yang paling menyesakkan dada adalah.. apakah kita memang benar - benar telah menjadi bagian dari terwujudnya kemenangan ini?
Teringat kisah seorang akhwat yang berjalan menyusuri pinggiran jalan hampir setiap hari demi memperjuangkan kemenangan. Teringat kisah sebuah keluarga yang menyisihkan setengah bagian dari biaya hidupnya untuk membiayai terwujudnya kemenangan.
Dan semua kisah - kisah perjuangan itu membuat kita bertanya.. apakah kita memang benar - benar telah menjadi bagian dari orang - orang yang memperjuangkan kemenangan ini?
إِذَا جَاء نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُ وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجاً فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ إِنَّهُ كَانَ تَوَّاباً
Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat. (Q.S 110; 1-3)
Tuesday, April 15, 2008
foto
Tuesday, April 08, 2008
to be strong..
Ketika Allah berikan sebuah ujian, ada masa nya saya berpikir,I think I’m not strong enough to go through this situation. Terlalu berat, terlalu rumit, terlalu besar masalah yang harus dihadapi. Mungkin itu keraguan manusiawi yang terlintas di benak ini saat keimanan dan kesabaran mulai melemah.
Tapi ketika kita berusaha menjalaninya, menyelesaikannya satu demi satu, berdo’a, mengumpulkan kekuatan, menguatkan kesabaran dan menghadapi apapun yang ada di hadapan kita, kita akan melihat bahwa ternyata kita bisa.
Saya tidak tahu, apa hikmah di balik sekian banyak ujian yang Allah berikan saat ini. Kapasitas otak dan daya pikir ini terlalu kerdil untuk memahami sepenuhnya ilmu Allah. Yang saya tau pasti, bahwa Allah tidak akan pernah dzhalim terhadap hambanya. Dan saya yakin, bahwa saya bisa. Semua ujian ini hanya akan membuat saya menjadi lebih kuat… insya Allah…
For the last few days, when I woke up in the morning, I tell my self, that I’m strong. All of this situation is only making me stronger. I can do this. I will survive this situation. I have a lovely husband who has been there for me even in the worst situation of my life. And the most important thing of all is that I have Allah…
oase
Keluarga adalah tempat untuk saling menguatkan dalam keimanan
Keluarga adalah lahan subur dimana semangat jihad dan perjuang bisa ditanamkan
aaahh.....susahnya...
Tuesday, March 25, 2008
why read Qur'an?
--------------------------------------------------------------------------------
One day the grandson asked, "Grandpa! I try to read the Qur'an just like you but I don't understand it, and what I do understand I forget as soon as I close the book. What good does reading the Qur'an do?"
The Grandfather quietly turned from putting coal in the stove and replied, "Take this coal basket down to the river and bring me back a basket of water." The boy did as he was told, but all the water leaked out before he got back to the house. The grandfather laughed and said, "You'll have to move a little faster next time," and sent him back to the river with the basket to try again. This time the boy ran faster, but again the basket was empty before he returned home. Out of breath, he told his grandfather that it was impossible to carry water in a basket, and he went to get a bucket instead.
The old man said, "I don't want a bucket of water; I want a basket of water. You're just not trying hard enough," and he went out the door to watch the boy try again. At this point, the boy knew it was impossible, but he wanted to show his grandfather that even if he ran as fast as he could, the water would Leak out before he got back to the house.
The boy again dipped the basket into river and ran hard, but when he reached his grandfather the basket was again empty. Out of breathe, he said, "See Grandpa, it's useless!"
"So you think it is useless?" The old man said,
"Look at the basket."
The boy looked at the basket and for the first time realized that the basket was different. It had been transformed from a dirty old coal basket and was now clean, inside and out.
"Son, that's what happens when you read the Qur'an. You might not understand or remember everything, but when you read it, you will be changed, inside and out. “