Daisypath Anniversary tickers

Tuesday, January 18, 2005

Perpisahan

Perpisahan...
Sesuatu yang tidak akan bisa dilepaskan dari sebuah rangkaian pertemuan. Bahwa setiap pertemuan akan diakhiri dengan perpisahan. Mungkin terpisah oleh jarak, mungkin terpisah oleh ruang, dan mungkin juga dipisahkan oleh Allah, Yang maha kuasa dalam mempertemukan dan memisahkan.

Hari ini saya berpisah dengan salah seorang saudara saya. Beliau pindah ke Tanggerang sebagai wujud keta'atan kepada suami yang baru dinikahinya. Perpisahan ini membuat saya me - rewind kembali rangkaian pertemuan kami.

Saya bertemu beliau kurang lebih 5 tahun yang lalu. Kesan pertama ketika berekenalan... biasa saja. Benar - benar biasa saja. Tidak ada yang cukup istimewa yang saya lihat dari beliau. Tapi interaksi yang semakin intens membuka mata saya untuk melihat banyak kelebihan dalam diri beliau. Antara lain kegigihannya untuk terus memperbaiki diri sehingga berubah wujud menjadi sosok hamba yang dicintai-Nya.

Banyak hal dalam diri beliau yang sering membuat saya iri. Saya iri karena beliau seringkali terlihat lebih mesra dengan Kekasihnya. Saya iri karena beliau terlihat lebih sering berinteraksi dengan Sang Maha Pengasih dan Penyayang. Saya iri karena beliau dijaga-Nya sampai akhirnya dipertemukan-Nya dengan lelaki sholih yang akan menggiringnya untuk lebih mencintai Kekasihnya. Dan banyak hal lagi dari beliau yang membuat saya iri. Tapi anehnya rasa iri ini membuahkan kecintaan yang sangat dalam. Kecintaan yang tidak bisa saya gambarkan tapi semua orang yang mencinta karena Allah pasti pernah merasakan.

Cinta saya untuk beliau insya Allah akan tetap ada. Walaupun kini, ruang dan jarak akan membuat saya lebih sulit untuk mengekspresikannya.

Saya tau bahwa ikatan ukhuwah itu begitu kokoh dan akan kekal sepanjang masa. Saya tau bahwa kekokohan ikatannya insya Allah tidak akan pudar walau terpisah ruang dan jarak. Saya tau bahwa Allah akan selalu mengikatkan hati - hati orang yang mencintai-Nya. Saya tau bahwa dimana pun beliau berada, beliau insya Allah termasuk golongan orang - orang yang dinaungi-Nya.

tapi...
kenapa air mata ini tetap mengalir....
dan kenapa rindu ini begitu dalam hingga rasanya perpisahan terasa begitu berat...


0 comments: